Dalam sebuah pertandingan dengan tensi tinggi, pemain diharuskan bisa mempertahankan emosi agar fokus bisa tetap terjaga sampai wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.


Kondisi seperti itu yang coba jajaran pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC) berikan solusi dalam sebuah latihan, salah satu caranya adalah membuat simulasi stress untuk pemain saat mengikuti latihan. Latihan dengan tempo tinggi menjadi santapan pemain di simulasi ini.


Manager performance PBFC, Jaino Matos menjelaskan alasan membuat simulasi stress kepada pemain saat latihan. "Simulasi stres masuk dalam rangkaian latihan conditioning yang kita berikan ke pemain, latihan ini perlu dilakukan agar saat pertandingan mereka bisa memecahkan solusi atas stress yang mereka alami disaat pertandingan," ujarnya.


Masih menurut pria asal Brazil ini, ketika pemain mengalami stres maka fokus mereka juga akan terbelah. "Latihan ini juga melatih fokus mereka biar siap selama 2x45 menit pertadingan," pungkasnya. (SAN)