Pusamania Borneo FC (PBFC) kembali bersua dengan Sriwijaya FC, pada laga perdana Grup A Piala Bhayangkara 2016 di Stadion Jalak Harupat Bandung, Jumat (18/3) sore. Laga inipun menjadi perhatian bagi Gavin Kwan Adsit. Pasalnya, poin yang bakal diraih timnya dilaga perdana akan menentukan langkah mereka di laga berikutnya.


"Kita gak boleh anggap remeh Sriwijaya meskipun kita menang di trofeo, tapi pertemuan pertama itu bisa kita jadikan pembelajaran untuk mengetahui kelemahan dan kelebihannya," sahut pemain bertinggi 175 cm itu saat ditemui di Hotel Shoe Bandung.


Pemain kelahiran Bali, 5 April 19 tahun silam itu menilai, baik Pesut Etam dan Laskar Wong Kito memiliki kekuatan yang tak jauh berbeda. Namun, pada Piala Gubernur Kaltim (PGK) beberapa waktu lalu, PBFC lebih beruntung karena mampu lolos ke final dan menjadi juara setelah menang adu penalti atas SFC.


"Gak ada yang diwaspadai, toh semua pemain (SFC) sama bahayanya, cuman waktu pertemuan di trofeo saya head to head secara khusus dengan Anis Nabar. Dia punya kecepatan dan penetrasi yang bagus," pungkas blasteran Indo-Jerman itu. (SAN)