Keputusan kiper Pusamania Borneo FC (PBFC) berkebangsaan Korea Selatan, Yoo Jae Hoon untuk beristirahat hingga gelaran Indonesia Super Compeition (ISC) dimulai, membuat komposisi materi skuad Pesut Etam berubah.


Alhasil, laga perdana di Grup A PBFC di Piala Bhayangkara di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Bandung, Jumat (18/3) sore, sosok Galih Sudaryono dipastikan dipercaya menjadi pengganti Yoo Jae Hoon di bawah mistar. Kondisi tampak berbeda kala mereka merengkuh gelar Piala Gubernur Kaltim (PGK) beberapa waktu, sosok Yoo Jae Hoon tampak tak tergantikan dibawah mistar.


Menanggapi hal itu, Galih Sudaryono merasa tak terbebani dengan bayang-bayang Yoo. Menurutnya, dalam sepak bola persaingan merebut tempat utama menjadi hal biasa. Pada Piala Bhayangkara ini selain Galih Sudaryono, PBFC juga mendaftarkan dua penjaga gawang muda yakni Nadeo Argawinata (Eks Timnas U-16) dan Gianluca Pandeynuwu (Eks PBFC U-21).


"Tidak ada beban, sama saja kondisinya. Kita sama-sama profesional dan harus berikan yang terbaik setiap diturunkan," sahut pemain asal Surakarta itu.


Bahkan dimatanya, Yoo Jae Hoon merupakan rekan yang banyak memberikan banyak hal baru. Tak jarang, keduanya terlibat diskusi serius perihal tugas sebagai penjaga gawang.


"Yoo juga sosok yang baik, kita sama-sama saling memberikan dukungan dan masukan saat latihan maupun pertandingan. Beruntung bisa satu klub sama dia," puji Galih.


Disinggung perihal kekuatan tim yang berada di grup A, Galih mengatakan PBFC harus kerja keras jika ingin melangkah lolos ke fase selanjutnya. Apalagi, peta persaingan tim begitu ketat.


"Semua tim sama baiknya, apalagi kemarin kita lihat Persib hampir kalah dilaga perdana lawan Mitra Kukar, semua bisa saja terjadi pada kita dan harus tetap kerja keras untuk hasil yang terbaik, mohon doanya," terang Galih. (SAN) (SAN)