Pusamania Borneo FC (PBFC) gagal meraih ambisinya meraup angka saat menjajal kekuatan juara Piala Presiden 2015, Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat, Bandung, Minggu (20/3) malam.


Datang dengan status wild card di Piala Bhayangkara setelah menjuarai Piala Gubernur Kaltim 2016, skuad Pesut Etam takluk 1-0 lewat gol semata wayang Samsul Arief pada menit ke-72.


Meski demikian seusai pertandingan, permainan spartan yang diperlihatkan anak-anak Samarinda mendapat pujian dari jajaran pelatih. Terlebih dengan kondisi recovery yang padat, PBFC mampu bermain lugas dan kerap memberikan perlawanan sengit ke jantung pertahanan Persib.


"Pertandingan tadi kita sudah maksimal. Dan apresiasi pemain. Memang ada perbedaan kondisi fisik mental pemain kemarin PGK tinggi, (setelah juara) rencana libur, tapi kita dapat undangan dari pak Jokdri sebagai perwakilan PGK ya kita ikut," beber Jaino Matos, Manajer Performance dan Analis PBFC.


Ditanya perihal hubungan dengan kekalahan di laga pertama yang juga dialami timnya saat bersua Sriwijaya FC, dua hari lalu. Jaino Matos tak menilai hal itu sebagai masalah yang harus jadi kambing hitam. Terlebih kondisi ini memang sudah tak bisa dihindari skuadnya. "Tak ada masalah dari kekalahan perdana kemarin, tapi kondisi fisik pemain memang cukup berat dengan recovery yang singkat," tuturnya.


Seperti diketahui, sejak 27 Februari lalu, Tarik Boschetti dan kawan-kawan sudah bermain sebanyak delapan laga. Enam diantaranya saat bertarung di Piala Gubernur Kaltim, dan dua laga terbaru saat melawan Sriwijaya FC dan Persib Bandung, dua hari terakhir. (SAN)