Ditengah rasa lelah yang tengah membayangi, Pusamania Borneo FC (PBFC) berusaha bakal tampil agresif pada laga ketiga turnamen Bhayangkara saat melawan PS TNI, Selasa (22/3) sore di Stadion Si Jalak Harupat.


Kemenangan ini tergolong penting, sekaligus bakal memutus rekor dua kekalahan sebelumnya dalam turnamen yang diikuti 10 tim terbaik di Indonesia ini.


Manager Performa dan Analis PBFC, Jaino Matos ketika ditemui di Hotel Sheo tempat klub berjuluk Pesut Etam mengingat berjanji akan menyajikan penampilan terbaik saat melawan PS TNI. "Kita akan turun dengan agresifitas penuh, memainkan sepak bola offensif," tutur pria asal Brazil ini.


Jadwal yang kurang menguntungkan dengan selisih satu hari menuju pertandingan berikutnya diakui Jaino Matos cukup menjadi kendala namun hal tersebut tidak akan mengendorkan semangat seluruh punggawa Pesut Etam untuk meraih poin maksimal.


"Walaupun jadwal tidak mendukung kita, tapi kita akan tetap tampil fight diatas lapangan. Semangat kita cuman satu yakni ingin membawa sebaik mungkin nama PBFC," terang Jaino.


Masih menurut Jaino Matos, beberapa nama penggawa Pesut Etam yang belum mendapatkan menit bermain, akan diberikan kesempatan turun. Apalagi ajang ini juga dimaksimalkan tim pelatih untuk melakukan seleksi pemain seperti Fernando Texeira, Ledi Utomo dan Jefry Kurniawan.


"Kita akan memberi kesempatan mereka untuk bermain dan menunjukan penampilan terbaiknya, karena khusus untuk pemain yang turun di PGK sebagian dari pemain sudah melewati masa limit fisik, emosional dan psikologis," pungkasnya. (SAN)