Tim kebanggaan masyarakat Samarinda, Pusamania Borneo FC (PBFC) bakal melakoni laga sengit kontra Persib Bandung di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/5) malam.


Ditantang jawara Indonesia Super League (ISL) 2014 tak membuat skuad Pesut Etam gentar. Sepulangnya membawa satu poin dari Bali, berbagai persiapan pun mereka lakukan dibawah arahan langsung pelatih kepala, Dragan Djukanovic.


Bahkan, laga ini dianggap PBFC sebagai medan perang untuk mempertahankan harga diri. Apalagi, sejak jauh hari, lawan datang dengan gembar-gembor ingin mempermalukan tuan rumah. "Mereka pasti ingin menang disini, untuk itu kita harus bersiap. Mereka saya tahu adalah tim yang agresif, untuk itu, pemain kita harus bermain layaknya prajurit untuk memenangkan peperangan ini," ungkap pelatih asal Montenegro itu.


Peperangan juga tak hanya terjadi antar kedua pemain dari masing-masing kesebelasan, namun adu racik dua pelatih Eropa timur juga bakal tersaji dilaga ini. Ya, seperti diketahui baik Persib dan PBFC sama-sama memakai jasa pelatih yang berasal dari negara pecahan Yugoslavia.


Apalagi, pelatih Persib, Dejan Antonic beberapa hari lalu menilai PBFC kerap dibantu non teknis jika bermain di Samarinda. Dragan saat dikonfirmasi terkait hal itu enggan menanggapinya. Menurutnya, dia lebih tertarik membuktikan taktik siapa yang paling jitu di lapangan.


"Betul dia bicara begitu?," tanya Dragan sambil tersenyum. "Oke, saya tidak mau komentari itu, kita tunggu dipertandingan saja. Lagipula itu hak dia bicara, tidak ada masalah," pungkasnya. (AHS)