Tuah Stadion Segiri Samarinda memang menjadi andalan Pusamania Borneo FC (PBFC) jelang laga melawan Persib Bandung, Sabtu (7/5) malam, pada gelaran Torabika Soccer Champhionship (TSC) A 2016.


Terlebih, catatan statistik tim tamu tergolong buruk kala bertandang ke Samarinda. Seperti diketahui, sejak masih diwakili oleh Persisam Putra, hingga kini eksistensi sepak bola Kota Tepian diwakili Pusamania Borneo FC, kampiun ISL 2014 tersebut sama sekali belum pernah meraih satu kemenangan pun.


Terakhir Maung Bandung menyerah 3-2 pada perempatfinal Piala Presiden lewat dua gol Boaz Solossa dan satu gol pemain muda potensial Kaltim, Arphany. Namun, kapten Ponaryo Astaman menilai rekor statistik dalam sepak bola hanyalah sebagai catatan belaka, karena disetiap pertandingan menurutnya memiliki kondisi yang berbeda-beda.


"Kalau buat tim atau pemain sebetulnya rekor hanya sebuah catatan. Dilihat pertandingan besok, apapun rekor sebelumnya, baik atau buruk, pertandingan besok pasti akan berbeda dari sebelum-sebelumnya," kata pemain yang akrab disapa Popon itu.


"Jadi kita tidak bisa mengambil patokan dari situ (statistik) karena setiap pertandingn pasti punya beban yang berbeda, nuansa yang berbeda, tekanan yang berbeda, terpenting adalah fokus. Biarlah rekor tersebut menjadi sesuatu yang kita lihat hasilnya nanti, apakah berubah baik atau buruk," pungkasnya. (AHS/*)