Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 telah memasuki pekan ke-4, namun belum satupun gol yang tercipta dari sosok Sultan Samma. Meski demikian, perlu dimaklumi pasalnya waktu bermain pemuda kelahiran Samarinda, 13 April 1983 itu tak terlalu banyak.


Namun saat melawan Bhayangkara Surabaya United (BSU), Jumat (27/5) sore mendatang, hasrat menambah koleksi golnya bersama PBFC berlipat ganda.


"Iya sudah lama tidak bikin gol, semoga nanti kalau dipercaya main bisa bayar kepercayaan itu dengan permainan bagus, syukur-syukur kalau bisa bikin gol," sahut Sultan.


Ditanya perihal calon lawan, pemilik nomor punggung 22 ini menilai BSU merupakan tim yang solid, apalagi tambahan pemain anyar seperti Evan Dimas yang baru pulang dari Spanyol, membuat BSU semakin kuat.


Namun bukan berarti BSU tak bisa dikalahkan, apalagi dalam rekor pertemuan kedua tim, PBFC masih dominam. Seperti diketahui, pertemuan pertama PBFC melawan tim asal Surabaya ini terjadi pada April 2015 lalu di ISL, saat itu BSU masih bernama Persebaya, skor imbang 1-1.


Pertemuan kedua terjadi pada fase penyisihan grup Piala Jenderal Sudirman di Sidoarjo (13/11/2015), PBFC kala itu menyerah 1-3. Dan di turnamen yang sama, keduanya kembali bersua pada babak 8 besar, dalam laga di Stadion Maguwoharjo Sleman, Pesut Etam sukses membalas kekalahan dengan skor 2-1.


Terbaru, 10 Maret lalu PBFC kembali pecundangi anak asuh Ibnu Grahan pada semifinal Piala Gubernur Kaltim 2016 di Stadion Segiri. Saat itu, Pesut Etam tampil digdaya dengan memberondong tiga gol tanpa balas kegawang BSU.


Menariknya, dalam rekor pertemuan tersebut, dengan dua gol Sultan Samma menjadi pemain yang paling banyak mencetak gol. Hal itulah yang menjadi tekadnya untuk kembali mengukir gol, sekaligus mengejar gol perdananya pada turnamen jangka panjang ini. "Insyaallah, mohon doanya," pungkas jebolan PON Kaltim itu. (AHS)