Manajemen Pusamania Borneo FC (PBFC), terus melakukan terobosan pada keikutsertaan mereka pada ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.


Tak tanggung-tanggung, PBFC menggandeng manajemen My Ticket, yang selama ini sering menjadi partner panitia event besar di Asia Tenggara.


Chief Marketing PBFC, Novi Umar menjelaskan, kerja sama dengan My Ticket sebenarnya sudah dijajaki sebelum kompetisi digelar. "Kami sudah bertemu dengan pihak My Ticket untuk kerja sama ini. Akhirnya saat PBFC bertemu Bhayangkara Surabaya United, pihak My Ticket datang ke Samarinda untuk bertemu kami," terang Novi.


Digandengnya My Ticket terangnya Novi, memang untuk meningkatkan jumlah pemasukan pada manajemen. "Ini juga untuk meningkatkan kesadaran penonton Samarinda, bahwa dengan membeli tiket maka mereka membantu PBFC dalam berkompetisi," sambung Novi.


Menariknya, PBFC adalah klub ISC pertama yang berkerja sama dengan My Ticket. Sebagai manajemen yang kerap menjadi partner perhelatan akbar seperti MotoGP di Sepang, Piala AFF 2010, serta kunjungan tim-tim besar Eropa ke Indonesia dan Asia Tenggara, My Ticket diharapkan bisa membantu menekan angka kebocoran jumlah penonton di Samarinda.


"Nanti setiap tiket pertandingan kami ada barcodenya, jadi ketika masuk pintu tribun stadion, penonton yang mau masuk tiketnya akan dipindai atau di scan di mesin, dan jika mesin mendeteksi bahwa tiket itu asli, pintunya akan terbuka, tiket hanya bisa dipakai sekali, jadi kami benar-benar memanfaatkan kecanggihan teknologi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," urai Novi.


Saat disinggung apakah harga tiket nantinya akan naik seiring adanya kerja sama ini, Novi menegaskan tidak ada kenaikan harga tiket. "Bahkan kemungkinan harga tiket turun bisa saja terjadi. Tapi soal harga tiket, akan kami dibicarakan dengan manajemen PBFC. Yang jelas, dengan kerja sama ini kami berharap pendapatan tim bisa lebih baik," harap Novi. (SP/AHS/*)