Kurang apa Pusamania Borneo FC (PBFC)? Materi pemain komplet, pelatih berpengalaman, suporter militan. Namun, hasil pada lima laga yang dilakoni di Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016, skuad Pesut Etam belum tampil garang layaknya tim jawara.


Publik menyadari laga away memang susah meraih poin, namun ketika tampil di kandang, poin tiga mutlak didapat. Namun nyatanya, dari tiga laga home, hanya satu yang menghasilkan tiga poin, yakni saat mengalahkan Persiba Balikpapan (1-0). Sisanya justru berakhir seri, kala bersua kontra Persib Bandung (0-0) dan Bhayangkara Surabaya United (1-1). Padahal, selama ini Stadion Segiri, selalu jadi momok bagi tim yang bertandang ke Samarinda.


PBFC saat ini berada di peringkat 11 klasemen sementara ISC A dengan koleksi 6 angka. Melihat kondisi tersebut, mantan pemain PBFC yang saat ini menjabat sebagai manajer tim, Danilo Fernando mengakui jika timnya belum memiliki motivasi tinggi untuk bermain. "Saya melihat tim ini kurang motivasi. Jika tak segera diperbaiki, PBFC akan sulit merangkak ke papan atas," ungkapnya.


Danilo menyadari, tidak gampang membangkitkan motivasi bermain sebuah tim. Sebab, hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh individu pemain itu sendiri. Pada saat seperti ini, tidak hanya pelatih yang harus dituntut membuat perubahan, tapi pemain juga wajib memotivasi dirinya sendiri. "Saya rasa pemain lebih tahu apa yang diperlukan agar segera bangkit di laga selanjutnya," ujarnya.


Kapten tim, Ponaryo Astaman sependapat dengan Danilo. Menurutnya, musuh terbesar Pesut Etam bukan kontestan ISC, tapi diri sendiri. Ia menegaskan, selama ini timnya selalu bekerja keras semaksimal mungkin setiap melakoni pertandingan. "Cara yang ampuh untuk mengakhiri rekor negatif ini adalah menaklukan diri sendiri," pungkasnya. (DKP/AHS/*)