Laga derby kontra Mitra Kukar, Jumat (10/6) tak ubahnya reuni bagi tiga pemain Pusamania Borneo FC (PBFC). Diego Michiels, Zulkifli Syukur, dan Jajang Mulyana, kembali merasakan atmosfer Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.

Diego pernah menjadi bagian penting Mitra Kukar saat mengarungi Indonesia Super League (ISL) 2014, sebelum memutuskan berseragam oranye, Agustus 2015.


Waktu lebih lama dicatatkan Zulkifli. Empat musim membela Naga Mekes, Zulkifli sempat dipercaya menjabat kapten tim. Berbicara kenangan di Kota Raja, jangan abaikan Jajang Mulyana. Bergabung pada 2011, Jajang jadi andalan di lini depan Mitra Kukar.


Dari ketiganya, kemungkinan besar hanya Diego yang akan tampil. Zulkifli masih fifty-fifty karena masih berkutat dengan cedera saat PBFC melawat ke markas Madura United (20/5). Lebih-lebih Jajang, yang hingga kini masih menjalani perawatan di luar daerah bersama Leonard Tupamahu.


Diego mengaku memiliki banyak kenangan di Tenggarong. Meski begitu, ia tak akan segan-segan untuk memberikan perlawanan sengit bagi mantan klubnya itu. “Semaksimal mungkin saya akan berjuang untuk PBFC agar bisa meraih tiga angka di Aji Imbut,” ungkapnya.


Melihat performa Naga Mekes di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, pemain naturalisasi asal Belanda itu mengatakan, Mitra Kukar tim yang solid. Namun, ia menegaskan bahwa Pesut Etam juga tak kalah kualitas dari tim besutan Subangkit.


“Sejauh ini Mitra Kukar memang tampil impresif, tapi kami akan berusaha menyudahi rekor baik yang telah mereka torehkan di ISC,” pungkas eks penggawa Timnas Indonesia itu. (DAH/AHS/*)