Jelang laga kontra Persegres Gresik United (17/6) di Stadion Segiri Samarinda, pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC) Dragan Djukanovic tak ingin kecolongan (lagi) di kandang. Target tiga angka menjadi incaran utama pelatih 47 tahun itu.


Meski begitu, Dragan tak ingin meremehkan kekuatan Laskar Joko Samudro yang baru saja menaklukkan Sriwijaya FC 2-1 (11/6) lalu. Skuad Pesut Etam memang membutuhkan kemenangan untuk mengakhiri rentetan hasil
buruk yang telah direngkuh di tiga laga terakhir.


Saat ini posisi anak-anak Samarinda terjun bebas ke peringkat 15 klasemen semantara Torabica Soccer Championship (ISC) A 2016. Untuk itu, menang menjadi harga mati yang harus diraih oleh Edilson Tavarez cs agar mampu beranjak dari posisi papan bawah.


"Saya sudah pelajari kekuatan Persegres, mereka tim yang cukup bagus. Terutama pemain sayap yang saya nilai punya kecepatan yang bisa merepotkan lini belakang kami," ungkapnya.


Apa yang dikhawatirkan Dragan cukup masuk akal. Sebab, kekuatan sayap Gresik United terbukti ampuh menjinakkan perlawanan Sriwijaya FC yang hingga pekan kelima belum menyentuh kekalahan. "Pemain asing Gresik United cukup punya peran, jadi kami wajib mewaspadai itu," tambahnya.


Pelatih asal Montenegro itu mencoba untuk bermain hati-hati meski di kandang. Menurutnya, banyak yang harus diwaspadai di setiap laga. Termasuk faktor non teknis yang selama ini kerap merugikan Pesut Etam.


“Sejauh ini PBFC bermain cukup bagus, kami mencoba menerapkan permainan seperti di Eropa. Hanya, kami selalu dirugikan oleh faktor yang tidak terduga,” pungkasnya. (DAH/AHS/*)