Dua hari jelang laga kontra Persija Jakarta, Dragan Djukanovic dituntut berpikir ekstra keras. Ya, laga derby oranya terancam tak diperkuat kapten tim, Ponaryo Astaman yang sedang mengalami cedera hamstring.


Untuk itu, pelatih berkebangsaan Montenegro itu menyiapkan rencana cadangan jika pada akhirnya, Ponaryo tidak bisa dimainkan. Pada ssi latihan, Kamis (30/6) kemarin, Ponaryo memang menjalai ssi latihan terpisah di bawah pengawasan fisioterapis Pesut Etam, Deka Bagus.


Meski terlihat tidak terlalu parah, namun Deka belum berani memberikan kepastian kapan cedera mantan kapten timnas itu akan pulih. "Saya tidak bisa bicara kemungkinan, yang jelas cedera hamstring biasanya lebih memakan waktu untuk pulih," ungkapnya.


Kondisi tersebut membuat pelatih PBFC Dragan Djukanovic memutar otak. Ia mengakui jika harus bermain tanpa Popon - sapaan akrab Ponaryo - adalah sebuah kerugian bagi timnya. Sebab selama ini pemain kelahiran Balikpapan 36 tahun silam itu sangat berkontribusi untuk tim. "Tanpa Ponaryo pasti akan sangat berat, tapi pertandingan tetap harus dilakukan," ujar Dragan.


Sebagai antisipasi, mantan pelatih FK Lovcen itu menyiapkan rencana cadangan. Dirinya enggan berjudi dengan kondisi Popon. "Saya tidak ingin memaksakan Ponaryo bermain, saya berharap dia benar-benar sembuh," imbuhnya. "Sebagai gantinya, saya sudah menyiapkan beberapa pemain untuk menempati posisinya," sambungnya. (DAH/ANS/AHS/RZA)