Libur lebaran yang diberikan manajemen PT Nahusam Pratama Indonesia selaku badan hukum Pusamania Borneo FC (PBFC) telah berakhir, dan pada Sabtu malam (9/7) kemarin skuad Pesut Etam telah memulai latihan pasca hari raya Idul Fitri.


Latihan yang digelar di Stadion Segiri Samarinda itu dimulai pada pukul 21.30 WITA, meski terbilang larut, namun hal ini memang disengaja. Pasalnya, pada hari yang sama, ada beberapa pemain yang masih dalam perjalanan dari bandara di Balikpapan menuju Samarinda.


"Kalau dipaksa latihan sore atau jam 7 malam, ada yang tidak ikut latihan, lagian mereka pasti keletihan, dan jika dipaksa ini riskan cedera, makanya pelatih minta (latihan) jam segini," terang Danilo Fernando, manajer PBFC. "Lagi pula waktu bulan puasa kemarin, mereka sudah terbiasa latihan jam segini," tambahnya lagi.


Diungkapkan Dani, stamina semua pemain dalam kondisi bagus. Beberapa pemain yang sebelumnya cedera seperti Leonard Tupamahu dan Jajang Mulyana, meski terpisah, sudah tampak ikut berlatih dengan skuad Pesut Etam.


"Iya, alhamdulillah, kondisi mereka berdua semakin baik, saya harap dalam beberapa hari kedepan mereka bisa pulih seratus persen. Kalau soal tim semua oke, latihan dari pelatih juga normal untuk mengembalikkan kondisi pasca hari raya," pungkas Danilo.


PBFC seperti diketahui akan melakoni duel seru melawan tim superior Persipura Jayapura. Klub di timur Indonesia itu akan menantang PBFC pada Jumat (15/7) sore mendatang di Stadion Segiri Samarinda.


Menariknya, duel dua tim penghuni papan atas ini bakal jadi ajang reuni bagi sebagian bintang Mutiara Hitam, pasalnya Boaz Salossa, Ricardo Salampessy, Ferinando Pahabol, Yoo Jae Hoon dan Yustinus Pae pernah membela klub kebanggaan warga ibukota Kaltim ini. (AHS)