Akhirnya, Pusamania Borneo FC (PBFC) gagal mempertahankan keangkeran Stadion Segiri Samarinda. Ya, menghadapi Persipura Jayapura pada lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016, Jumat (15/7), skuad Pesut Etam takluk dengan skor 3-0.


Padahal tiga tahun terakhir sejak medio 2014, PBFC tak pernah sekalipun mengalami kekalahan jika bermain di kandang sendiri.


Tiga gol yang bersarang ke gawang Dian Agus Prasetyo memang diluar dugaan. Pasalnya, sebelumnya laga ini, penampilan anak-anak Samarinda sangat memuaskan dengan meraih tiga kemenangan beruntun tanpa sekalipun kebobolan.


Menanggapi hal itu, Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dirinya mengaku terpukul atas hasil ini, tapi disisi lain ia sadar, bahwa inilah sepak bola kemenangan dan kekalahan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.


"Kalau ditanya kecewa, ya jelas kecewa beratlah. Maaf kepada semua pendukung kami atas hasil ini. Tentu kedepannya, saya berharap ini adalah kekalahan pertama dan terakhir PBFC di Samarinda," ujarnya. "Mari bangkit dan segera lakukan pembenahan. Insyaallah ada hikmah dibalik yang kita alami sekarang," tambah Nabil lagi.


Selepas laga menyakitkan versus Persipura Jayapura, skuad Pesut Etam kembali akan melakoni laga kandang melawan Semen Padang, pada Rabu (20/7) mendatang. Laga ini akan menjadi ajang pembuktian bagi jawara Divisi Utama 2014 Liga Indonesia untuk membayar kekecewaan banyak pihak sekaligus menyembuhkan luka yang digores oleh skuad Mutiara Hitam. (AHS)