Kemenangan tiga kali beruntun yang diraih Pusamania Borneo FC (PBFC) saat mengalahkan Persegres Gresik 5-0, mengalahkan tuan rumah PSM Makassar 2-0 serta menaklukkan Persija Jakarta 3-0 membuat skuad Pesut Etam diatas angin saat bersua Persipura Jayapura.


Sayang, modal tersebut rupanya belum cukup membawa PBFC meraih kemenangan selanjutnya. Bahkan, keuntungan menjadi tuan rumah menjadi sia-sia saat Persipura justru unggul 3-0 di Stadion Segiri Samarinda.


Rekor pun pecah, keperawanan markas Pesut Etam yang belum tersentuh kekalahan sejak 2014 silam, sirna. Menanggapi hasil tersebut, penjaga gawang PBFC, Dian Agus Prasetyo meminta maaf. "Mohon maaf atas hasil ini," katanya. "Terkadang berusaha dan berdoa saja tidak cukup, karena yang ketiga kita butuh keberuntungan," tambah kiper berlabel timnas itu.


Hal yang sama juga diungkapkan pelatih Dragan Djukanovic dan Pedro Javier seusai laga di ruang press conference. Keduanya meminta maaf kepada seluruh suporter dan berjanji akan segera memperbaiki.


"Ini normal ya, inilah sepak bola. Tapi kalau penalti masuk, mungkin hasil akan berbeda dan juga absennya beberapa pemain seperti Ponaryo (Astaman), Jefri (Kurniawan) dan tidak fitnya Edilson Tavarez cukup pengaruh. Mohon maaf atas hasil ini," papar pelatih asal Montenegro itu.


Disisi lain, selepas pertandingan, suasana ruang ganti PBFC yang pada tiga laga sebelumnya riuh, kini senyap. Dua legiun asing, Tarik Boschetti dan Jad Nouredinne tampak sangat terpukul, tatapan keduanya kosong seakan tak percaya dengan hasil yang mereka raih. "No, no, (hasil) ini tidak bagus, tidak bagus," singkat Tarik. (AHS)