Absennya Ponaryo Astaman di skuad Pusamania Borneo FC (PBFC), memang membawa pengaruh cukup besar pada kekuatan tim. Kekalahan atas Persipura Jayapura, menjadi fakta peran pemain yang akrab disapa Popon tersebut sangat vital.


Itulah sebabnya saat bertemu Semen Padang Rabu (20/7) besok, Popon diharapkan sudah bisa berada dalam skuad utama Pesut Etam.


Hal tersebut disampaikan Dragan Djukanovic, pelatih kepala PBFC kemarin kepada awak media. Menurutnya, meski dari sisi usia Popon sudah bisa dikatakan tua, namun ia mampu menjadi pemimpin di lapangan dengan baik.


"Ada yang berbeda ketika ada Ponaryo Astaman di dalam tim. Pengalamannya, serta kepintarannya menempatkan posisi, membuatnya menjadi pemain yang sangat spesial," puji Dragan.


"Orang bilang umurnya sudah tua, tapi bagi saya dia masih yang terbaik. Untuk itu saya sangat berharap dia segera pulih dan saya sudah minta secara khusus kepada fisioterapis agar bisa mempercepat proses penyembuhan," tambah Dragan lagi.


Popon sendiri sudah absen membela PBFC saat menang atas Persija Jakarta akibat cedera hamstring. Kekuatan PBFC menjadi semakin melemah, setelah Jefri Kurniawan juga harus menepi karena sakit deman berdarah.


Sampai kemarin trombosit Jefri belum pulih seratus persen. Hal ini maksa pemain terbaik Piala Kemerdekaan itu kemungkinan besar kembali absen saat PBFC melawan Semen Padang. (SP/DDE/RZA/*)