Para pemain PBFC tak bisa terlalu lama meratapi hasil dalam dua pertandingan kandang mereka. Pasalnya hari ini, skuad Pesut Etam langsung bertolak menuju Jawa Timur guna menghadapi Persela Lamongan, Minggu (24/7) nanti.


Hasil negatif dalam dua pertandingan kandang, jelas jadi modal tak bagus bagi Edilson Tavares dkk. Apalagi setelah melawan Persela, mereka masih harus bertanding di kandang lawan, yakni menghadapi Perserui Serui (31/7).


"Dua pertandingan kandang akan kami maksimalkan untuk mendapatkan angka, setidaknya kami bisa membayar hilangnya poin di kandang," ujar Dragan Djukanovic.


PBFC sendiri kehilangan 5 angka dari maksimal 6 yang harusnya mereka dapatkan, dalam dua pertandingan kandang. Ini jelas menjadi kerugian besar.


Sebab dua hasil pertandingan terakhir juga membawa dampak pada posisi mereka di klasemen sementara. Pedo Javier dkk kini menampati posisi 7 di klasemen dengan poin 16, hasil 4 kali menang, 4 seri dan 3 kali kalah.


Abe Hedly Sundana, Head Media Officer PBFC mengatakan, tim akan berangkat pagi ini menuju Surabaya dengan kekuatan 20 pemain. Rencananya tim tak menginap di Lamongan, namun di Surabaya, tepatnya di Hotel Inna Simpang.


Tim dipastikan tak menyertakan Jefri Kurniawan yang masih menjalani masa istirahat di Malang akibat sakit, serta Ponaryo Astaman. Namun khusus Ponaryo, kondisinya masih akan dilihat lagi. Tim medis PBFC masih kerja keras merawat cedera hamstring Ponaryo.


"Pelatih sih sangat berharap Popon, bisa segera pulih. Kehilanga sosok Popon, disebut pelatih sangat terasa ketika tim menghadapi laga sulit seperti melawan Persipura dan Semen Padang. Kami berharap doa dari masyarakat Samarinda, semoga perjalanan tim lancar dan pulang dengan selamat dan membawa poin," kata Abe. (SP/AHS/DAR/RZA*)