Kesempatan menjadi tuan rumah kini dimiliki Pusamania Borneo FC (PBFC) U-21. Dari hasil pertemuan manajer di Park Lane Hotel, Jakarta yang berlangsung malam tadi, khusus di Grup 3, di mana PBFC U-21 tergabung akan dimainkan denga sistem home tournament.


Ya, dalam pertemuan malam tadi diketahui, PBFC U-21 berada di Grup 3 bersama Mitra Kukar U-21, Persiba U-21, PSM Makassar U-21, Persipura U-21 dan Perserui U-21.


Manajer tim PBFC U-21, Dandri Dauri saat mengatakan, untuk Grup 1 dan 2, operator kompetisi menerapkan sistem home and away. “Jadi khusus Grup 3 saja yang dilakukan dengan sistem home tournament. Dan kami dari manajemen PBFC sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah saat kompetisi dimainkan mulai 6 Agustus nanti,” terang Dandri.


Bidding atau penawaran menjadi tuan rumah pun langsung diajukan. Dari keterangan diperoleh, batas akhir penawaran menjadi tuan rumah yakni 1 Agustus mendatang. “Dari sisi sarana dan prasarana, saya pikir Samarinda sangat layak menjadi tuan rumah. Kita punya dua stadion yang bisa digunakan di saat bersamaan,” terang Dandri.


Selain Stadion Segiri, Stadion Utama Kaltim Palaran memang bisa jadi alternatif jika dibutuhkan. Selain itu masih ada Stadion Madya Sempaja, meski kondisinya saat ini tak begitu bagus.


Dijelaskan Dandri, Samarinda siap menjadi tuan rumah yang baik untuk kompetisi level junior ini. Jika memang dipercaya, pihaknya langsung bersiap menjamu para tamu di Samarinda. “Mudah-mudahan penawaran yang kita ajukan diterima. Yang jelas kami akan pastikan kalau Samarinda sangat siap menjadi tuan rumah yang baik,” kata Dandri mengakhiri. (SP/AHS/DAR/RZA*)