Pusamania Borneo FC (PBFC) akan menjalani laga away tak mudah di pekan ke-12, kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Lawannya memang bukan tim papan atas.


Malah sebaliknya, musuh kali ini adalah penghuni dasar klasemen ISC, yakni Persela Lamongan, yang akan dihadapi di Stadion Surajaya.


Masalahnya, PBFC datang dengan kekuatan tak komplet. Selain Ponaryo Astaman dan Jefri Kurniawan yang absen lantaran cedera dan sakit, Tarik Boschetti juga harus jadi penonton karena hukuman akumulasi kartu.


Masalahnya lagi, ketiga pemain yang absen tersebut selama ini menjadi tulang punggung tim di lini tengah. “Ini akan menyulitkan kami. Tapi kami adalah tim dengan kekuatan sama. Artinya tak ada pemain utama dan cadangan dalam tim saya. Semua punya kemampuan sama,” ujar Dragan Djukanovic, arsitek PBFC.


Namun ia mengakui, pengalaman serta kemampuan ketiga pemain yang absen sangat dibutuhkan. Hasil sekali kalah dan imbang di kandang sendiri, disebutnya menjadi bukti kehadiran pemain, khususnya Ponaryo Astaman sangat dibutuhkan.


Dragan pun kini harus memutar otak lebih keras untuk mengutak-atik komposisi pemainnya. Saat lawan Persipura dan Semen Padang, Hendra Ridwan didapuk jadi pengganti peran Ponaryo mendampingi Tarik. Namun kini siapa yang akan menjadi pengganti Tarik, belum diputuskan Dragan. “Kita lihat saja besok (hari ini, Red). Siapa pemain yang siap, akan terlihat dalam sesi latihan terakhir,” terangnya.


Yang kian menyulitkan, Persela bakal bertanding dengan kepercayaan diri yang tinggi. Hasil imbang 2-2 di kandang Sriwijaya FC, menjadi pelecut semangat tim yang diarsiteki Sultan Harhara tersebut. Terlebih, itulah poin perdana Persela di luar kandang selama ISC digulirkan saat ini.


“Laga ini memah sulit. kami akan sangat mewaspadai Persela. Tapi apapun bisa terjadi. Selama ini kami juga bisa meraih angka di kandang lawan, yakni saat bertemu Bali United dan PSM Makassar,” tegas Dragan mengakhiri. (SP/AHS/DAR/RZA*)