Kekuatan Pusamania Borneo FC (PBFC) saat ini bisa dikatakan sudah timpang. Tanpa diperkuat Jefri Kurniawan dan Ponaryo Astaman dalam tiga pertandingan terakhir, membuat hasil negatif terus didapat.



Dan saat akan bangkit di pertandingan lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 menghadapi Barito Putera (7/8) nanti, kekuatan Pesut Etam bisa saja kembali tergerus.


Ya, kemarin kabar tak sedang datang menghampiri Diego Michiels. Bek kiri PBFC tersebut menerima informasi bapaknya di Belanda mendapat serangan jantung.


Kabar tersebut diterima manajer tim Danilo Fernando. Danilo pun langsung menyampaikan kabar tak sedap tersebut pada Diego. Imbasnya, Diego langsung syok dan tak mengikuti latihan kemarin sore.


“Dia (Diego) sangat terpukul saat saya sampaikan bapaknya mendapat serangan jantung. Dia sedih dan mau nangis. Itulah makanya ia tak mengikuti latihan bersama pemain lainnya sore ini (kemarin sore, Red),” kata Danilo.


Saat ini Diego terus memantau perkembangan orangtuanya lewat telepon. Jika memang diperlukan berangkat, mantan bek kiri Timnas U-21 tersebut akan bertolak ke Belanda. Koordinasi akan langsung dilakukan dengan Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin yang tengah mengikuti Kongres PSSI di Jakarta.


Sementara itu Dragan Djukanovic, pelatih PBFC memahami apa yang dirasakan Diego saat ini. Ia pun tak memaksa Diego harus latihan dalam situasi sedang kalut seperti saat ini.


“Saya pikir semua orang akan sedih ketika mendengar orangtuanya sakit. Itu manusiawi dan saya pun mengerti itu. Ketika saya mendengar kabar itu, saya juga turut sedih. Semoga saja orangtua Diego tak apa-apa,” ujar Dragan.


Soal kemungkinan absennya Diego saat PBFC bertemu Barito Putera, Dragan mengaku hal tersebut memang akan mengurangi kekuatan tim. “Tapi ini situasional. Kita akan siapkan pengganti Diego dengan pemain lain jika memang tak bisa bermain lawan Barito Putera,” terang Dragan. (SP/ANS/*)