Pemain muda Pusamania Borneo FC (PBFC), Gavin Kwan menuturkan kondisi cedera lutunya kian menunjukkan perkembangan berarti.


Pemain berusia 20 tahun itu menuturkan dirinya sudah tak sabar membela Pesut Etam di atas lapangan sembari terus mendapat arahan dari tim fisioterapis.


Gavin menuturkan kondisinya kian membaik setelah dirinya cukup lama menepi sejak April 2016 sebelum gelaran TSC bergulir. Ia pun mengaku sudah tidak sabar kembali menunjukkan kualitasnya bersama PBFC seperti saat Piala Gubernur Kalimantan Timur yang lalu.


Meski demikian, dalam dua lawatan PBFC ke Bogor dan Malang, tak ada nama Gavin di skuad Pesut Etam yang dibawa. Kabarnya, dia masih diberikan waktu untuk pemulihan seratus persen sebelum akhirnya kembali ke tim utama.


“Kondisi saya sembakin membaik setiap hari. Sekarang sudah bisa bergabung dengan latihan tim,” ucap Gavin. “Mudah-mudahan bisa main secepatnya karena sudah tidak ada lagi rasa nyeri di bagian lutut,” sambung pemain kelahiran Bali tersebut seperti dilansir Bolanesia.


Gavin pun mengakui selalu ada pengawasan khusus dari tim pelatih PBFC terkait cedera yang dideritanya. Menurutnya, fisioterapis Pesut Etam sudah bekerja dengan baik. “Ya, di PBFC selalu dapat pengawasan dari tim fisioterapis. Bulan lalu juga ada khusus program di Universitas Esa Unggul,” ucap Gavin.


Bersama Pesut Etam, Gavin memang seakan mendapat roh baru terkait perannya di atas lapangan. Seperti diketahui, berkat jasa mantan pelatih Iwan Setiawan yang kini membesut PBFC U-21, dirinya kini terlihat lebih klop menempati pos sebagai bek sayap kanan daripada sebelumnya yakni gelandang.


Selain Gavin, PBFC memang juga terus memantau pemain lain yakni Ponaryo Astaman yang kian menunjukkan kepulihannya. Kehadiran sosok fisioterapis baru yakni Lutfi Nanda dinilai mampu sebagai obat mujarab penghilang badai cedera di skuat Pesut Etam. (**)