Jelang laga melawan PS TNI di Stadion Pakansari, Bogor. Pusamania Borneo FC (PBFC) datang sehari lebih awal. Hal ini dilakukan, sebagai bentuk keseriusan skuad Pesut Etam mendulang poin di kandang lawan.


Seperti diketahui, tim juara Liga Indonesia Divisi Utama 2014 ini banyak kehilangan poin di kandang dalam kiprahnya di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Untuk itu, hanya dengan kemenangan di laga tandang, yang bisa menutupi hasil kurang memuaskan tersebut.


"Iya kami semua di sini merasa tak nyaman dengan hasil ini. Tapi itu sudah terjadi, yang terutama sekarang kami harus fokus untuk bermain dan meraup poin baik kandang maupun tandang," papar kapten PBFC, Ponaryo Astaman.


Sementara itu, cedera hamstring yang menimpa Popon dalam lima laga terakhir, dipastikan sudah membaik. Jika tak ada halangan, laga melawan PS TNI, Senin (15/8) nanti, akan menjadi ajang kembalinya sang jenderal lapangan tengah.


Disisi lain, PBFC memiliki rekor tak bagus saat melawan PS TNI. Dalam dua laga, PBFC belum sekalipun meraih kemenangan atas tim bentukkan Tentara Nasional Indonesia ini. Di Piala Jenderal Sudirman PBFC kalah lewat drama adu penalti setelah diwaktu normal bermain imbang 2-2 dan di Piala Bhayangkara, PS TNI menang 3-1.


"Insyaallah, target kita datang kesini bukan sekedar jalan-jalan, tapi kita ingin meraih angka untuk menutupi kehilangan poin di kandang sekaligus memutus rekor negatif melawan TNI," pungkas Popon. (AHS)