Laga seru Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016 bakal tersaji saat Pusamania Borneo FC (PBFC) menantang PS TNI di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (15/8) malam.


Datang sebagai tim tamu, tak membuat PBFC mengalah. Target memetik poin mereka usung sejak jauh hari. Dihantui rekor tak pernah menang atas PS TNI dari dua laga terakhir, justru menjadi penyemangat skuad Pesut Etam memutus hasil buruk tersebut.


Pelatih kepala PBFC asal Montenegro, Dragan Djukanovic mengatakan timnya harus bermain serius dan sebisa mungkin tak membuat kesalahan dan harus mengontrol ritme permainan.


Pasalnya, jika tak bermain disiplin, PS TNI diyakini akan menjadi tim yang sangat berbahaya. "Jangan membuat kesalahan. Jika salah sedikit saja, ini akan menjadi petaka bagi kami. Kami harus serius untuk pertandingan lawan mereka," paparnya.


Dragan pun tak segan memuji kekuatan PS TNI. Mantan pemain timnas junior Yugoslavia itu menilai, lawannya merupakan tim kuat dan disiplin, mereka juga banyak memiliki pemain muda yang cepat.


"Tapi dibalik itu, kami juga datang dengan fokus penuh untuk meraih hasil terbaik disini, disiplin adalah kuncinya, semoga kami beruntung malam besok (malam ini)," urainya.


Disisi lain, PS TNI berharap timnya mampu bangkit usai takluk secara menyakitkan di Palembang pekan lalu. Saat itu, mereka kalah enam gol berbalas satu atas tuan rumah Sriwjaya FC.


"Kami sudah melupakan hasil dipertandingan sebelumnya (kalah 6-1 dari Sriwijaya FC). Dan jelang lawan PBFC, kami sudah lakukan evaluasi dan sudah memperbaiki semua kekurangan," papar Eddy Saputra, asisten pelatih PS TNI.


Eddy menambahkan rekor pertemuan timnya melawan PBFC juga menjadi modal penyemangat. Seperti diketahui, dalam dua laga melawan skuad Pesut Etam, timnya belum terkalahkan.


"Kami sudah menang dua kali sama mereka dan berusaha akan menang lagi. Secara tim tidak ada penjagaan khusus di tim mereka, kami akan bermain normal seperti biasa. Cuma mereka memiliki pemain asing yang bagus-bagus," pungkas Eddy. (AHS)