Berstatus sebagai tim papan atas, membuat Arema Malang tak bisa dipandang sebelah mata. Sempat saling mengalahkan dalam beberapa kali pertemuan, sedikit besar bisa menjadi modal bagi skuad Pesut Etam mengalahkan Singo Edan di Stadion Kanjuruhan.


Ya, target itu sah-sah saja diusung Pusamania Borneo FC (PBFC), pasalnya secara kekuatan tim, baik Arema dan PBFC cukup berimbang. Terlebih dipertemuan terakhir, Singo Edan takluk 1-0 ditangan Pesut Etam.


"Ini sepak bola, kadang kita perlu keberuntungan untuk menang, tapi yang utama kerja keras adalah yang terpenting, siapapun itu lawannya, termasuk Arema," sahut Dragan Djukanovic, pelatih PBFC.


"Kondisi tim memang tidak terlalu komplit, ada beberapa pemain yang absen dan sakit. Selain itu, Ponaryo Astaman juga masih belum seratus persen sekembalinya dia dari cedera," Urai Dragan membeberkan situasi timnya saat ini.


Ditanya perihal kekuatan Arema, Dragan mengatakan tim besutan Seslija Milomir itu merupakan tim mumpuni dalam segala hal. Dia juga melihat Hamka Hamzah dan kawan-kawan kuat dalam bertahan dan tajam saat melakukan serangan. Arema juga disebutnya memiliki gaya bermain yang berbeda-beda disetiap pertandingan.


"Tapi bukan berarti kami datang kesini (Malang) untuk kalah, sudah tentu kami ingin menang dan kami sangat berharap doa dan dukungan masyarakat Samarinda agar kami bisa menang disini," pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro itu. (AHS/DDE)