Pusamania Borneo FC (PBFC) meraih hasil positif dengan memetik kemenangan tipis 2-1 melawan Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (20/8) malam. Ini merupakan kemenangan away kedua yang diraih PBFC setelah beberapa waktu lalu juga menang ketika melawan PSM Makassar.


Meski mampu memetik poin penuh, pelatih kepala tim Pesut Etam, Dragan Djukanovic tetap mengkritisi kinerja Faulur Rosy, wasit pada laga itu.


Bahkan sebelum pertandingan digelar, Dragan sudah berbicara mengenai kepemimpinan wasit. Menurutnya, masalah kepemimpinan wasit merupakan salah satu persoalan besar di sepak bola Indonesia. "Kualitas wasit tidak bagus. Sebelum pertandingan saya sudah berbicara soal ini, dan akhirnya saya bicara lagi soal kualitas wasit," ujarnya.


Sorotan terhadap kinerja Faulur Rosy sebenarnya tak hanya datang dari Dragan. Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija juga mengkritik wasit khusunya saat menganulir gol kedua yang dicetak Cristian Gonzales.


Mengenai komentar Milo (sapaan Milomir Seslija), Dragan justru tidak habis pikir. "Come on, bukankah sebenarnya kami yang dirugikan? Kalian bisa menilai sendiri," tegasnya.


Meski demikian, pelatih asal Montenegro tersebut bersyukur dengan kemenangan yang diraih timnya di Kanjuruhan. Menurutnya, Pesut Etam harus berjuang ekstra keras melawan kehebatan tim Singo Edan di lapangan. "Kemenangan ini ibarat Barcelona yang bisa mengalahkan Real Madrid di kandang," selorohnya. (NIN/*)