Pusamania Borneo FC (PBFC) sedang dalam kepercayaan diri saat ini. Kemenangan di kandang Arema Cronus adalah dasarnya.


Namun main di rumah sendiri saat menjamu Sriwijaya FC di pekan terakhir putaran pertama Indonesia Soccer Championship (ISC) A, pasukan Pesut Etam diharapkan tak jemawa. Sebab Sriwijaya adalah salah satu tim yang paling diwaspadai arsitek tim Dragan Djukanovic.


"Selain Arema Cronus, saya melihat Semen Padang dan Sriwijaya FC adalah tim paling tangguh di kompetisi saat ini. Memang semua lawan tak ada yang mudah, namun tiga tim tadi punya kelebihan dari sisi permainan," ujar Dragan.


Dragan mengaku, dirinya tak mau kejadia saat kalah 0-3 ketika bertemu Persipura Jayapura terulang. Pun saat ditahan imbang Semen Padang tanpa gol di Stadion Segiri. Dua hasil tersebut kata Dragan, jadi pengalaman berharga bagi dirinya dan seluruh pemain.


"Dan sekarang kita kedatangan tim tangguh lagi. Fokus dan konsentrasi sepanjang 90 menit, saya pikir akan membawa hasil bagus bagi tim," terangnya.


Berkaca dari hasil pertandingan terakhir kedua tm, PBFC memang layak diunggulkan. Saat Ponaryo Astaman dkk menang atas Arema Cronus, Sriwijaya FC justru kalah saat dijamu Bali United. Hasil itulah yang kini diwaspadai Dragan. Ia meminta pemainnya tetap menginjak bumi, walau menang atas salah satu calon juara kompetisi di kandangnya.


Selain itu, Dragan ingin pemainnya mewaspadai Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC, di laga besok sore. "Lawan kita pasti tak mau kalah kedua kalinya. Makanya saya tegaskan pada pemain, untuk mewaspadai kebangkitan lawan," ujarnya (SP/*)