Pemain lokal rekrutan anyar Pusamania Borneo FC, Rachmat Latief bertekad memberikan kontribusi dan penampilan terbaiknya agar bisa membawa Pesut Etam berprestasi terutama di putaran ke dua Indonesian Soccer Championships (ISC) A.


Rachmat sebenarnya bukanlah sosok asing bagi PBFC karena pernah memperkuat Pesut Etam di Divisi Utama 2014 dan Piala Presiden 2015 lalu.


Rachmat diperkenalkan ke publik langsung oleh Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin di Kantor PBFC yang berada di Komplek Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (30/8/2016).


"Tentunya sebagai pemain harapan saya memeberikan kontribusi yang baik untuk tim. Mudah-mudahan sampai putaran kedua selesai PBFC bisa di papan atas seperti harapan kita semua," kata Rachmat Latief.


Rachmat mengaku saat ini kondisinya termasuk cedera sudah sembuh 100 persen. Meski lama tama bermain, Rachmad mengaku selalu menjaga performancenya dengan berlatih sendiri sehingga saat ini dirinya siap tampil all out.


Rachmat harus absen selama satu tahun dan menjalani operasi di Jakata setelah mengalami cedera di turnamen Habibie Cup di Makassar beberapa waktu yang lalu.


"Sekarang kondisi saya sudah 100% fit Alhamdulillah. Sudah siap main saja. Mungkin jodoh sehingga saya bisa lembali ke PBFC. Semoga, kalau bisa membawa tim ini ke papan atas dan mudah-mudahan kalau bisa sampai juara," ujarnya.


Meski saat ini berbeda pelatih, Rachmat mengaku tidak canggung. Karena pelatih Dragan Djukanovic sangat memahami karakter setiap pemain. Tentu saja, hal itu menjadi keuntungan bagi Rachmat karena ia bisa berlatih dengan tenang agar bisa bersaing dengang pemain lainnya.


"Saya tidak mengalami Kendala. Semua pelatih sama, semua pelatih pasti bagus. Apalagi bos (Nabil Husein) tidak pernah salah dalam mengambil pelatih. Soal bermain, semua tergantung pelatih. Jika pelatih mau kasih main saya ya Alhamdulillah. Kalau tidak berarti saya harus kerja keras lagi dalam tim itu," tutupnya. (PPE/AHS/DAR/RZA/*)