Pusamania Borneo FC (PBFC) harus kehilangan Jad Noureddine beberapa hari kedepan karena pemain tersebut dipastikan pulang ke negaranya Lebanon.


Jad pulang ke kampung halaman setelah manajemen memberikan izin untuk melakukan pengobatan untuk cederanya. Jad mengalami masalah pada ACL kaki bagian kanan yang didapatnya saat berlatih bersama tim di Stadion Palaran pekan lalu.


Tak ingin cedera berkepanjangan, manajemen mengabulkan permintaan Jad Nouredinne untuk berobat di negaranya. Presiden klub, Nabil Husein Said Amin mengatakaan langkah itu ditempuh karena manejemen dan tim kepelatihan tidak mau menambil resiko jika terus memainkan Jad Nouredinne dalam kondisi tidak fit.


Menurut Nabil, Jad Noureddine sendiri mempunyai dokter spesialis yang berpengalaman sehingga pengobatan cederanya dipastikan tertangani dengan baik.


"Kami tidak ingin ambil resiko, Jad (Noureddine) harus ditangani secepatnya. Untuk itu dia memilih pulang ke Lebanon. Disana ada dokter spesialis yang berpengalaman dan Senin akan diketahui, harus operasi atau tidak," kata Nabil Husein, Rabu (7/9) di Mess PBFC, Stadion Segiri Samarinda.


Nabil tak membantah absennya Jad Noureddine menjadi kerugian bagi Pesut Etam. Berkaca pada putaran pertama pemain timnas Lebanon itu selalu menjadi pemain inti dan tak pernah tergantikan.


Pemain yang sudah mengoleksi tiga gol ini hanya di satu pertandingan tidak bermain penuh setelah mendapatkan kartu merah di menit ke-46 saat melawan Sriwijaya FC.


Nabil berharap, cedera yang dialami Jad Noureddine tidak parah dan kembali memperkuat Pesut Etam. Pertandingan terdekat, Pesut Etam menjamu Bali United 11 September mendatang.


"Dengan absennya Jad, memang ini sebuah kerugian bagi tim. Tapi kondisi dia jauh lebih penting. Makanya kami tidak masalah dia harus absen, semoga cedera dia tidak parah," Nabil Husein mengakhiri pembicaraan. (PPE/AHS)