Niat ribuan suporter Pusamania ngeluruk ke markas Persiba Balikpapan, 17 September mendatang, rupanya tak berbanding lurus dengan keputusan panpel Persiba.


Ya, Selasa (13/9) kemarin, secara lisan kubu tuan rumah menolak rencana tersebut. Tidak keluarnya ijin keamanan dari pihak kepolisian menjadi landasan mereka melarang suporter Pusamania mendampingi perjuangan PBFC di Stadion Persiba.


"Iya benar, kabar itu disampaikan langsung ketua panpel Persiba, bang Agusminsyah. Alasannya karena pihak kepolisian tidak kasih ijin, mereka juga menyanyangkan keputusan ini, karena pemasukan untuk Persiba berkurang karena suporter kita tidak jadi kesana." terang Abe Hedly, media officer PBFC di Stadion Segiri Samarinda.


Disisi lain, ketua suporter Pusamania. Tommy Ermanto Pasemah mengaku kecewa dengan larangan ini. Menurutnya, momen silahturahmi yang diusung suporter PBFC dengan bertandang ke Balikpapan seharusnya bisa diakomodir.


"Tapi tidak masalah, yang penting kita sudah pakai prosedural mengenai rencana kita tur kesana. Kita tunggu surat resmi keputusan tersebut dan kita harus menghormati keputusan mereka," paparnya.


Sebelumnya, seperti diketahui suporter PBFC yang tergabung dalam Pusamania telah bersurat ke panpel Persiba, suporter tertua di Pulau Kalimatan itu meminta kuota 2500 orang di Stadion Persiba. Bahkan, bantuan 2 bus dan 7 truk dari manajemen PBFC telah disiapkan sejak jauh hari untuk menambah moda transporasi para suporter bertolak ke Balikpapan. (SAN/*)