Lawatan Pusamania Borneo FC (PBFC) ke markas Gresik United tak berjalan dengan sesuai rencana. Ya, penyebabnya tak lain tak bukan karena kacaunya jadwal penerbangan dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan menuju Bandara Juanda Surabaya.


Alhasil, skuad Pesut Etam harus terlantar lama diruang tunggu bandara. Program yang telah disusun pelatih kepala Dragan Djukanovic pun ikut berantakan. Padahal, sesampainya di Hotel Pesona Kota Gresik, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan dijadwalkan menggelar meeting.


Seperti diketahui, PBFC seyogyanya take off pukul 15.40 WITA, namun ditunda menjadi 16.20 WITA. Sesaat setelah memasuki jadwal keberangkatan, pesawat yang bakal mengangkut skuad Pesut Etam kembali delay dan baru diberangkatkan pada pukul 18.30 WITA.


"Ini tidak bagus untuk kondisi pemain, mereka sudah jalan cukup lama lewat darat dari Samarinda menuju Balikpapan, dan sekarang pesawat delay, waktu recovery mereka jelas terganggu, ini belum lagi nanti ke Gresik kita pakai darat, tambah lagi jarak tanding antara derby kemarin dengan lawan Gresik mepet sekali, kasian para pemain," ujar Danilo Fernando, manager PBFC.


Keluhan PBFC memang beralasan, pasalnya tak ada waktu istirahat sesampainya mereka di Gresik nanti, pasalnya Sabtu (15/10) sore mereka dijadwalkan akan melakukan ujicoba lapangan resmi di Stadion Tridarma, Petrokimia Gresik. "Ini semoga bisa jadi perhatian pihak operator agar kedepannya, jangan bikin jadwal yang merugikan tim, bukan cuma kami yang mengeluh, semua tim juga mengeluh soal ini," pungkasnya. (AHS)