Kritik keras kembali dilayangkan skuad Pesut Etam kepada perangkat pengadil di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.


Ya, klub kebanggaan masyarakat Samarinda itu, pada Minggu (16/10) sore takluk 2-1 atas tuan rumah Persegres Gresik. "Kami memang tidak bermain bagus di babak pertama, terutama dilini belakang. Ini diperparah dengan kepemimpinan wasit yang tidak berkualitas yang membuat kami susah bangkit," sahut Dragan Djukanovic, pelatih kepala PBFC asal Montenegro.


Dalam laga di Stadion Tridarma Petrokimia itu, PBFC melakukan 22 kali pelanggaran. Timnya juara Divisi Utama Liga Indonesia 2014 itupun banjir kartu kuning. Tercatat, Ricky Akbar Ohorella, Diego Michiels, Flavio Beck Junior dan Jefri Kurniawan bergantian diganjar kartu.


Anehnya, pemberian kartu oleh wasit Aprisman Aranda dari Padang dilakukan tanpa melakukan peringatan terlebih dahulu. Alhasil, beberapa nama yang diganjar kartu kuning diatas dipastikan tak bisa turun saat PBFC menjamu PSM Makassar, Jumat (21/10) mendatang, karena akumulasi.


"Pemberian kartu kuning kepada beberapa pemain kami tanpa ada peringatan, seperti sudah ada list siapa saja pemain kami yang harus mendapat kartu," pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro itu. (AHS)