Dipilihnya Kota Makassar sebagai wadah persiapan Pusamania Borneo FC (PBFC) sebelum bertolak ke Jayapura ternyata membuat biaya perjalanan membengkak.


Ya, pilihan itu dianggap menjadi yang terbaik, demi menjaga recovery pemainnya agar tetap dalam kondisi prima.


Seperti diketahui, seusai menang 2-0 atas tuan rumah Persija Jakarta, Minggu (30/10) lalu di Stadion Manahan Solo, sehari kemudian PBFC tak pulang ke Samarinda. Mereka langsung memotong kompas dengan menuju Makassar.


"Iya karena kalau kita kembali ke Samarinda, ini tidak bagus bagi kondisi pemain. Perjalanan mereka akan lebih jauh lagi, bolak-balik. Mending kita langsung menuju Makassar, dan melakukan persiapan disini," ujar Farid Abubakar, manajer tim PBFC.


Rencananya, PBFC bertolak ke Jayapura pada tanggal 3 November dan selama melakukan persiapan di Makassar, lapangan sepak bola Karebosi dan Makodam VII/Wirabuana bakal menjadi tempat bagi Dragan Djukanovic memoles skuadnya.


"Pilihan ini memang membuat biaya membengkak, tapi hitungannya kondisi pemain jauh lebih penting, kami tidak ingin tiba di Jayapura dengan kondisi fisik pemain yang seadanya. Ini kita belum bicara soal keberangkatan ke Sumatera (Padang) sehabis bertanding di Papua," pungkas Farid. (AHS)