Gelandang enerjik Pusamania Borneo FC (PBFC) Sandi Sute akui sangat berhasrat meraih poin saat timnya bertandang ke markas Semen Padang, Jumat (11/11) sore.


Terlebih kenangan buruk saat gagal melangkah ke final Piala Jenderal Sudirman PADA 16 Januari 2016 lalu menjadi alasan utamanya. Ya, kala itu Pesut Etam tumbang usai kalah lewat drama adu penalti.


"Kenangan buruk itu tidak boleh terulang lagi, target kita kesini untuk meraih poin, semoga kami bisa meraihnya. Mudahan tiga poin, paling tidak satu poin lah," papar eks penggawa tim sepak bola Kaltim peraih medali emas PON Riau itu.


Sandi menambahkan dimatanya Semen Padang bukanlah lawan yang mudah. Anak asuh Nil Maizar itu dinilainya memiliki gaya permainan yang khas. "Untuk itu kita harus kerja keras di pertandingan nanti," terang Sandi yang kembali dipercaya Dragan Djukanovic masuk starting eleven.


Dalam laga ini, PBFC diketahui tak diperkuat sejumlah pilar. Bahkan, mereka harus kehilangan dua legiun asing, Jad Noureddine (dipanggil timnas Lebanon) dan Edilson Tavarez (akumulasi kartu). Selain itu, Hendra Ridwan (cedera), Lerby Eliandri, Dian Agus Prasetyo yang memperkuat timnas Indonesia dipastikan tak dimainkan. (AHS)