Pusamania Borneo FC (PBFC) dalam optimisme tinggi untuk meraih kemenangan saat menjamu PS TNI pada laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 di Stadion Segiri Samarinda, Senin (5/12).


Hal itu diungkapkan asisten pelatih PBFC, Arjuna Renaldi dihadapan awak media sehari sebelum laga. "Untuk pertandingan melawan PS TNI memastikan mengincar tiga poin untuk di kandang, karena ada beberapa pemain yang terkena akumulasi, tapi itu sudah disiapkan pelatih kepala untuk menggantikan," terangnya.


Seperti diketahui, Pesut Etam bakal tampil tanpa sederet pilar. Jad Noureddine, Flavio Beck Junior dan Jefri Kurniawan tak bisa ikut berjuang karena terjerat akumulasi kartu kuning. Di bawah mistar, anak asuh Dragan Djukanovic juga kehilangan kiper Muhammad Ridho. Diduga thypus, sejak Sabtu (3/1) malam, Ridho harus dirawat di Rumah Sakit Haji Darjat, Samarinda.


Hal yang sama juga diutarakan Ricky Akbar Ohorella, mewakili skuad Pesut Etam dirinya bertekad meraih kemenangan saat menjamu PS TNI. "Dipertandingan ini kita akan harus memenangkan pertandingan karena bermain di kandang, dan saya harap teman-teman bermain lebih semangat, insyaallah," terang Ricky.


Sementara itu kiper PS TNI, Dhika Bhayangkara mengaku tak gentar dengan status tim PBFC. Berstatus sebagai tim tamu, dia dan rekan setimnya akan bekerja optimal meraih kemenangan. "Kita tahu Borneo FC adalah tim besar, tapi tidak ada yang tidak mungkin meraih kemenangan dengan lawan siapapun," pungkasnya.


Disisi lain, rekor pertemuan PBFC melawan PS TNI sejauh ini terbilang buruk. Dari tiga kali laga, tak satupun kemenangan diraih tim berjuluk Pesut Etam. Pertama saat kalah adu penalti di pembukaan Piala Jenderal Sudirman, lalu kalah 3-1 pada fase grup Piala Bhayangkara di Bandung dan terakhir takluk 3-1 saat bertandang ke markas PS TNI di Bogor pada putaran pertama ISC A 2016 lalu.


"Ini menarik, kita belum pernah menang dengan PS TNI. Semoga kita bisa mengakhiri paceklik kemenangan atas mereka di Samarinda," timpal Farid Abubakar, asisten manajer PBFC. (AHS)