Laga Pusamania Borneo FC melawan Arema Cronus, pada Minggu (11/12) malam kemarin berlangsung dengan tensi tinggi. Adu kualitas dipertonton kedua tim dibawah guyuran hujan deras.


Namun, kondisi ini rupanya memakan korban. Dua sosok dibalik tembok kokoh skuad Pesut Etam, yakni Jad Noureddine dan Firly Apriansyah terkapar dalam laga tersebut.


'Adu Bagong' yang terjadi antar keduanya membuat mereka terkapar. Jad bahkan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat, karena luka yang didapat dipelipis kanannya terbuka cukup lebar. Sesampainya di rumah sakit, pemain timnas Lebanon itu mendapat 12 jahitan.


Sedangkan Firly, meski mampu menyelesaikan laga hingga tuntas, selepas pertandingan dirinya langsung di larikan ke rumah sakit terdekat dan mendapatkan 7 jahitan dibagian kiri kepalanya.


Asisten manajer PBFC, Farid Abubakar menerangkan keduanya tetap dibawa berangkat ke Bandung guna menghadapi tuan rumah Persib, Rabu (14/12). "Saat ini dalam kondisi baik, mereka tetap berangkat meski berbalut perban, dan sekarang sudah berada kita di Bandung," ujar Farid di The Naripan Hotel Bandung, tempat menginap tim.


Seperti diketahui, Jad sempat menjadi perbincangan karena menolak untuk dibawa ke rumah sakit sesaat setelah terjadi benturan. Dirinya memaksa tetap dimainkan, namun setelah mendapat penjelasan dari pelatih, dirinya pun mengalah dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. (AHS)