Kekalahan Mitra Kukar saat melawan tuan rumah Persela Lamongan, Jumat (16/12) lalu, membuat Pusamania Borneo FC (PBFC) menasbihkan diri sebagai tim teratas di Kalimantan Timur.


Ya, persaingan sengit duo tim yang dialiri Sungai Mahakam itu memang menjadi perhatian penikmat bola di Kaltim. Bahkan, penentuan siapa yang teratas harus diakhiri hingga akhir turnamen.


Mengemas 49 poin hasil 13 kali menang dan 10 kali imbang serta 11 kali menelan kekalahan, Naga Mekes dipastikan tak bisa mengeser posisi Pesut Etam yang berada di atasnya dengan poin 50.


"Alhamdulillah target kita tercapai menjadi yang teratas di Kaltim, meski gagal meraih gelar juara, setidaknya di musim pertama kita berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, gengsi daerah masih milik Samarinda," terang Farid Abubakar, asisten manajer PBFC.


Seperti diketahui, persaingan menjadi tim teratas di Kaltim hanya diperebutkan PBFC dan Mitra Kukar. Hal ini menyusul jebloknya prestasi Persiba Balikpapan. Tim kebanggaan masyarakat Balikpapan itu terkapar di papan bawah dengan mengantongi 32 poin hasil 33 kali bertanding.


Bahkan, dua dari total 17 kali kekalahan yang diderita Beruang Madu, terjadi saat melawan Pesut Etam. "Itulah hal yang sangat membanggakan, tim Samarinda ini bisa menang kandang tandang melawan Persiba Balikpapan," pungkasnya. (AHS/*)