Dalam dua kali latihan yang digelar Pusamania Borneo FC (PBFC) diawal persiapan sebelum terjun di Indonesia Super League (ISL) 2017, animo masyarakat Samarinda untuk menyaksikan skuad Pesut Etam mulai terlihat.


Setidaknya, itu diperlihatkan sejak Selasa (17/1) malam lalu, saat itu ratusan pasang mata memadati sisi pinggir lapangan guna melihat aksi sang kebanggaan berlatih.


Dan Rabu malam, pendukung Pesut Etam kembali menjejali stadion. Apalagi, dalam latihan hari kedua, penggawa anyar seperti Patrich Wanggai sudah turut bergabung. Selain itu masih ada Flavio Beck Junior dan pemain termahal Indonesia, Helder Lobato.


"Yang hadir lebih banyak dari hari pertama, padahal dalam dua hari terakhir jadwal berubah dadakan dari sore menjadi malam, tapi tetap saja antusias menyaksikan skuad Pesut Etam berlatih tinggi, apalagi di hari kedua ini, pemain baru dan pelatih kepala sudah hadir," terang Muhammad Novi Umar, Chief Marketing PBFC.


Sementara itu, Presiden Klub Nabil Husein Said Amin tampak riang melihat kehadiran para pendukung mereka saat PBFC berlatih. "Alhamdulillah, sejalan waktu antusias warga Samarinda terhadap klub ini terus meningkat, semoga di pertandingan ISL 2017 nanti, stadion kembali ramai seperti yang sudah pernah terjadi di Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman dan Piala Gubernur Kaltim," kata Nabil, disela-sela latihan PBFC di Stadion Segiri, Rabu (18/1) malam.


Disinggung perihal seberapa pentingnya dukungan dari masyarakat Samarinda terhadap perjalanan skuad Pesut Etam mengarungi kerasnya kompetisi nasional, Nabil mengatakan hal itu adalah sebuah hal mutlak. "Itu jelas, karena tanpa adanya dukungan masyarakat, perjalanan klub ini akan terasa berat. Jujur kami sangat berharap dukungan luar biasa dari masyarakat Samarinda terhadap eksistensi klub ini, bismillah demi kebanggaan dan mengharumkan nama Samarinda semoga harapan ini terkabul," terangnya.


Kamis (19/1) sore ini, skuad besutan Dragan Djukanovic kembali akan menggelar latihan di Stadion Segiri. Latihan kembali dibuka untuk umum agar suporter bisa menyaksikan secara dekat bagaimana kebanggaan mereka menyiapkan diri sebelum terjun di ajang resmi Indonesia Super League (ISL) 2017, Maret mendatang. "Tidak masalah, kita latihan terbuka, silahkan yang mau nonton, tapi jangan sampai ketengah lapangan, karena saya bingung nanti mau latih siapa," canda Dragan. (AHS)