Usai tak lagi memperpanjang kerjasama dengan klub sebelumnya, Asri memilih PBFC sebagai pelabuhan anyar. Di tim besutan Dragan, Asri bakal berjibaku menambah kekuatan lini tengah skuad Pesut Etam.


Target tinggi yang diusung Pusamania Borneo FC (PBFC) rupanya menjadi alasan Asri Akbar untuk merapat ke Samarinda. Seperti diketahui, PBFC menargetkan lolos ke level Asia musim depan.


"Saya datang kesini karena tim ini memiliki target tinggi, sama seperti saya, saya suka klub yang memiliki ambisi," papar pemain kelahiran Gowan, 29 Januari 1984 itu.


Letak geografis antara Samarinda dan Makassar sebagai kampung halaman juga menjadi alasan lain. Apalagi, Asri sudah pernah membela klub Kaltim lainnya, Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar. "Lagi pula Samarinda dekat dengan kampung halaman saya, Makassar. Oleh sebab itu, saya merasa Samarinda sebagai kampung kedua saya juga," pungkasnya.


Asri seperti diketahui mengawali karir sebagai pesepakbola profesional saat membela Persim Maros pada 2003. Pada 2017 ia berlabuh ke Semen Padang dan memiliki 28 caps. Hijrah ke PSMS Medan pada 2008, semusim berikutnya Asri kembali ke PSM Makassar.


Pada 2010, Persiba Balikpapan dibelanya selama dua musim dan memiliki 56 caps dengan mencetak 6 gol. Hijrah ke Persiba Bandung pada 2012-2013, Asri lantas pindah ke Sriwijaya FC pada 2013 hingga akhirnya musim 2016 lalu dirinya memperkuat Mitra Kukar.


Selain itu, Asri juga dikenal memiliki sepakan jarak jauh yang mematikan. Musim lalu, saat masih memperkuat Naga Mekes, lesakkan tajamnya mampu memperdayai kiper Madura Unite di ISC A 2016. Terbaru, saat melakukan game internal PBFC di Stadion Segiri Samarinda. Dia mampu mengecoh kiper Muhammad Ridho melalui sepakan dari tengah lapangan. (AHS)