Tak hanya ditunjuk sebagai Direktur Tim Junior dan Pelatih Kepala PBFC U-21, Ricky Nelson rupanya juga dipercaya untuk menanggani tim senior saat berlaga di Piala Presiden 2017.


Hal ini dilakukan, karena tim utama yang di asuh Dragan Djukanovic memilih melakukan TC ke Batam dan Singapore sebelum terjun di Liga 1 (ISL) 2017 mendatang.


Menariknya, pelatih berlisensi B AFC itu dibebaskan menentukan pemain yang akan dia boyong ke Bali. Bahkan, untuk legiun asing ada nama Emile Linkers (Belanda) dan Dirkir Khon Glay (Belanda) yang bakal memperkuat Pesut Etam selama Piala Presiden.


"Ya, pelatih kita di Piala Presiden 2017 adalah Ricky Nelson, materi timnya pun di persiapkan khusus dan berbeda dengan materi tim asuhan Dragan Djukanovic untuk Liga 1, jadi bakal ada dua tim. Insyaallah tim PBFC asuhan coach Ricky juga bagus-bagus, ada pemain junior kita juga disana dan akan dicompare nanti sama pemain-pemain pilihan," ujar Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin.


Disisi lain, pada fase grup Piala Presiden 2017, PBFC berada di grup 4 atau segrup dengan Sriwijaya FC, Barito Putera Banjarmasin dan tuan rumah Bali United. Menanggapi hal itu, pelatih Ricky Nelson mengaku tak gentar.


"Soal peluang, saya pikir kita tetap optimis lolos dari grup ini, kita akan kerja keras, ya hitungan saya kita harus kalahkan Bali United dan berusaha melakukan hal yang sama saat bertemu Sriwijaya FC dan Barito Putera," urainya.


Ditanya perihal kekuatan tim lawan, Ricky melihat seluruh tim yang akan bermain di Stadion I Wayan Kapten Dipta, Gianjar Bali memiliki kans sama untuk lolos. "Sriwijaya FC banyak melakukan perubahan, jadi kekuatan mereka masih menjadi misteri. Sedangkan Barito Putera Banjarmasin memiliki kekuatan tim yang merata, kewaspadaan ada di sektor pemain asing mereka, sedangkan untuk Bali United sebagai tuan rumah mereka pasti tidak ingin kalah," pungkas Ricky. (AHS)