Animo menyaksikan Pusamania Borneo FC (PBFC) secara langsung ke Stadion Segiri, pernah mengalami puncaknya saat gelaran Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman dan Piala Gubernur Kaltim.


Namun, estimasi kehadiran penonton memudar saat PBFC berlaga pada Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Dan pada Kamis (2/2) kemarin, jelang bergulirnya Indonesia Super League (ISL) 2017 atau disebut juga dengan Liga 1, tingkat kehadiran mulai kembali meningkat. Padahal, laga ini hanya bersifat ujicoba dan dimainkan pada sore hari.


Menanggapi hal itu, Chief Marketing PBFC, Muhammad Novi Umar optimis pada gelaran Liga 1, Maret mendatang akupansi jumlah kehadiran penonton akan menyentuh angka seratus persen. "Ini kabar baik bagi kita, jumlah kehadiran penonton seperti ini akan membuat eksistensi klub akan semakin kuat," terangnya.


Tak hanya itu, pelatih PBFC, Dragan Djukanovic pun memuji dukungan yang diberikan suporter pada laga ujicoba bertajuk Derby Tepian itu. Dari pandangannya, pelatih berlisensi UEFA Pro itu memperkirakan 5000 orang hadir saat itu.


"Sangat indah melihat atmosfer hebat seperti ini, terimakasih banyak atas dukungannya. Dengan kebersamaan ini, saya harap kita bisa membuat tim yang kuat dan kembali meraih kejayaan," ujar Dragan.


Selaras dengan Dragan, dua legiun asing PBFC II, Reinaldo Elias Da Costa dan Kunihiro Yamashita juga merasakan hal yang sama. "Dukungan yang sangat luar biasa, ya kami senang," terang mereka kompak.


Ya, walau bertajuk laga ujicoba, pertandingan ini justru menyedot animo Pusamania. Ribuan Pusamania tampak meng-oranye-kan stadion. Tribun ekonomi terlihat ramai dipadati penonton. Mereka memberi semangat kepada para pemain dengan nyanyian dan sorak sorai. Bahkan, seusai laga tradisi menyanyikan lagu kebesaran mereka lakukan layaknya di liga resmi. (AHS)