Gagal meraih kemenangan pada laga perdana Piala Presiden 2017, tak membuat skuad Pesut Etam kecewa. Ya, tim besutan Ricky Nelson itu hanya mampu bermain imbang kala bersua Bario Putera Banjarmasin, Selasa (7/2) sore.


Laga Derby Papadaan yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu sebenarnya berlangsung menarik. Kedua tim tampak saling serang. Namun, PBFC II yang diturunkan khusus untuk laga ini tampil diluar dugaan.


Dihuni banyak pemain muda yang diprioritaskan untuk Liga 1 U-21 Maret mendatang, PBFC II tampil layaknya tim tangguh. Perpaduan pemain junior ditambah beberapa pemain senior membuat PBFC II percaya diri.


Terbukti, meski bermain imbang atas Barito Putera, tim asal Samarinda ini dinilai lebih layak menang. Ya, setidaknya ada tiga peluang emas yang harusnya berbuah gol. Sayang, penyelesaian akhir jadi persoalan. "Kami seharusnya bisa menang, ada banyak peluang, tapi ya itu tadi kita masih terkendala dengan penyelesaian akhir," ujar kapten PBFC II, Asri Akbar, dihadapan para pewarta selepas laga.


Menurut Asri, banyaknya pemain muda di skuad PBFC II memang jadi sebuah keuntungan. Pasalnya, mereka akan terlecut tampil sparta sepanjang laga. "Hanya saja beberapa masih minim pengalaman, jadi ini sebenarnya ajang mereka untuk beradaptasi di level profesional. Secara seluruh, ini cukup bagus, semoga kedepannya mereka bisa lebih matang. Apapun hasilnya, saya tetap bersyukur dan bangga dengan kerja keras teman-teman," pungkas Asri. (AHS)