Keberhasilan Pusamania Borneo FC (PBFC) II lolos ke babak semifinal tak lepas dari kontribusi penjaga gawang, Wawan Hendrawan. Sebagai orang terakhir yang berdiri di bawah mistar, Wawan Hendrawan kerap tampil apik dalam melakukan penyelamatan.


Dan Sabtu (25/2) malam, saat bersua Madura United di Stadion Manahan Solo, dirinya kembali tampil krusial. Tak hanya saat waktu normal 2x45 menit yang berakhir imbang tanpa gol.


Namun, saat tos-tosan alias adu tendangan penalti. Sepakan Fachruddin sebagai penendang terakhir Madura United, dipatahkan kiper berjuluk Spiderwan itu. Sedangkan, sebaliknya seluruh penendang PBFC II sukses bersarang ke gawang lawan.


"Hasil yang patut disyukuri dan kemenangan ini dipersembahkan untuk orang-orang yang sudah percaya dengan saya," terang kiper bernomor punggung 59 itu seusai laga dihadapan awak media.


Disisi lain, membawa PBFC II lolos ke babak semifinal pada turnamen akbar di Indonesia memang diluar dugaan. Pasalnya, tak sedikit pihak yang sanksi dengan kekuatan timnya. Namun Wawan Hendrawan tak peduli, ia justru senang dengan status non unggulan yang disematkan kepada timnya saat ini.


"Meskipun kami bukan tim yang diunggulkan tapi kami bisa membuktikannya di lapangan dengan kerja keras dan semangat," pungkas pemain asal Brebes itu. (AHS)