Kans Pusamania Borneo FC (PBFC) II merebut trofi perdana musim ini semakin mendekat. Setelah mengalahkan Madura United melalui adu penalti di Stadion Manahan Solo, tim beralias Pesut Etam kini bersiap untuk menjungkalkan mangsa lain. Adalah Persib Bandung bakal menjadi korban keganasan Tim Oranye di Segiri, pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2017 malam ini.


Sebagaimana diketahui, Wawan Hendrawan cs bermain sangat kukuh di fase grup dan perempatfinal. Meraih lima poin di babak penyisihan, PBFC juga tidak terkalahkan hingga perempatfinal.‎


Perubahan komposisi pemain disertai strategi yang diusung juru taktik Ricky Nelson turut berkontribusi atas kesuksesan mereka. Setelah imbang tanpa gol dari Barito Putera (7/2) dan Bali United (13/2), formasi 4-1-4-1 yang bisa berubah menjadi 3-5-2 membuat Pesut Etam meraih dua kemenangan beruntun, empat clean sheet, mencetak satu gol, dan baru kebobolan empat kali saat babak adu penalti.


Melawan Persib mestinya bakal lebih mudah bagi PBFC II. Pesut Etam mendapat suntikan dari suporter dan masyarakat Samarinda yang menemani bermain home. Tim tamu pun belum pernah menang di Segiri atas PBFC. Hasil terbaiknya hanya imbang tanpa gol di kompetisi musim lalu.


Hal tersebut diperparah cederanya striker haus gol Persib, Sergio Van Dijk. Lini depan hampir dipastikan tumpul karena tidak memiliki pemain depan jangkung. Namun, Ricky Neslon tidak ingin menjadikan ketimpangan Persib sebagai keuntungan. Menurutnya, penampilan pasukan Maung Bandung justru bakal lebih menakutkan. PBFC II-lah yang khawatir menjadi sasaran amukan Shohei Matsunaga cs. "Persib pasti ingin mencuri gol di kandang kami dengan kemampuan yang mereka miliki. Terpenting dari semuanya adalah jangan sampai kami kebobolan," imbuh pelatih 37 tahun tersebut.‎


Gelandang sekaligus kapten PBFC II, Asri Akbar, menilai ambisi Persib patut diwaspadai. "Persib memiliki pemain berkualitas di samping cederanya Van Dijk," kata pemain asal Makassar itu. "Ini akan menjadi semifinal yang sangat seru. Persib pasti ngotot dan bersemangat. Begitu pun kami," tambahnya.


Menyisakan dua laga sebelum pertandingan puncak, Ricky meminta timnya untuk tidak boleh melakukan kesalahan sedikit pun. Apalagi, mereka kini berada di tren positif.


Tidak ingin membuat pemain kelabakan dengan jadwal pertandingan padat, Ricky berencana melakukan rotasi kala menjamu Persib. Diego Michiels yang absen bersua Madura United dipercaya menjadi inti, menggantikan Zulvin Zamrun atau Michael Orah. Sedangkan di lini depan, Reinaldo da Costa kemungkinan diplot sebagai striker murni, ditopang Rival Lastori dan Terens Puhiri.


Disisi lain, Wahyudi Hamisi, Asri, dan Abdul Aziz tetap menjadi penyeimbang lini tengah yang menyuplai alur bola ke depan atau membantu pertahanan. "Saya memiliki skuad dan pemain yang siap berlaga. Apabila kami selalu memainkan pemain sama di semua laga, pasti kelelahan. Melawan Persib saya akan menurunkan pemain terbaik," ujar pelatih berlisensi B AFC tersebut.


Sementara bagi tim tamu, melakoni laga di Stadion Segiri memang terasa sulit. Namun, pelatih Persib Djajang Nurjaman tidak kehilangan keyakinan membawa tim tampil lebih baik. Menurut dia, mencuri poin di kandang PBFC II bukan hal mustahil.


"Saya tidak pernah berhenti memercayai para pemain saya. Meski tim lawan belum pernah kebobolan, saya berikan semangat untuk anak-anak berjuang keras dan harus cetak gol kemenangan" kata Djajang.


Untungnya, Persib tidak mengalami permasalahan lebih selain cedera Van Dijk. Febri Haryadi kemungkinan kembali diterjunkan karena memiliki kemampuan luar biasa membongkar pertahanan lawan dari sisi lapangan. (KP)