Kekalahan Persib Bandung atas Pusamania Borneo FC (PBFC) II pada leg pertama Piala Presiden 2017 disikapi miring oleh pelatih Persib, Djajang Nurjaman.


Pelatih berusia 53 tahun itu menilai kekalahan timnya, tak lepas dari kurang jelinya wasit memimpin laga tersebut. Menanggapi hal itu, pelatih PBFC II, Ricky Nelson terpaksa harus mengingatkan kolega seprofesinya itu untuk tak terus-terusan mencari kambing hitam saat meraih hal negatif.


"Saya harus meminta maaf kepada pelatih senior-senior saya, sampai kapan kita begini terus. Pertanyaannya cuman satu, kenapa dia tidak bisa bikin gol saat ada peluang, itu aja," ujar Ricky.


Ricky mencontohkan, saat timnya bermain di fase penyisihan grup di Bali dan babak 8 besar di Solo, dirinya menghindari untuk berkomentar perihal kepemimpinan wasit.


"Waktu kita main away di Bali dan Solo saya nggak pernah protes ke wasit, yang saya bilang ke pemain saya kenapa tidak bisa mencetak gol, masalah wasit masalah lain, tugas pelatih melatih anak asuhnya bikin gol," pungkas Ricky. (AHS)