Langkah hukum ditempuh Pusamania Borneo FC (PBFC) menyikapi pihak-pihak yang sengaja membuat citra tim ke arah negatif. Salahsatunya dengan melaporkan pelaku ke pihak kepolisian.


Ya, kemarin PBFC melalui head media officer, Abe Hedly menerangkan akan melaporkan akun twitter @mafiawasit. Sebab akun tersebut disebut terus menjelek-jelekkan manajemen dan tim PBFC. Hal ini membuat gerah manajemen. Dan agar ada efek jera pada pemilik akun yang diduga dikelola dua orang di dua kota berbeda itu.


"Kami akan laporkan akun twitter itu (@mafiawasit) ke polisi disertai bukti-bukti yang kami anggap sudah menyalahi hukum republik ini. Kami sengaja melaporkan, agar ini jadi pelajaran pemegang akun tersebut. Kami yakin pihak kepolisian bisa memproses kasus ini dan mengungkapkan siapa sosok di balik akun itu," ujar Abe.


Dikatakan Abe, awalnya pihak PBFC tidak memperdulikan isi dari akun @mafiawasit tersebut, karena manajemen merasa ada hal lebih penting dibaha dibandingkan memperhatikan akun itu. Namun lama kelamaan, ciutan yang dilontarkan makin tak mengenakkan.


"Makanya kami perlu lakukan pencegagan agar tidak berimbas lebih jauh, terutama soal citra tim kami yang digiring ke arah negatif. Sebenarnya bukan hany akami yang dirugikan, banyak pihak lain juga dibahas di akun tersebut, hanya saja kami menyikapi serius kasus ini dengan memperkarakan pemegang akun itu," sebutnya lagi.


Dikatakannya ada beberapa pasal yang jadi pertimbangan melaporkan akun tersebut, yakni Pasal 27 UU ITE 1 dan 3, Pasal 28 UU ITE 2 dan Pasal 32 UU ITE 1. Pasal-pasal lain bisa saja bertambah jika nanti dalam proses pengembangan ditemui bukti baru. "Ngetroll dengan personal insult itu beda, apalagi kami juga menemukan bukti ada personal insultd didalam twit yang mereka bagikan kepada publik," pungkas Abe mengakhiri. (Sapos)