Perjuangan keras Pusamania Borneo FC (PBFC) II melangkah ke babak final Piala Presiden 2017, Minggu (12/3) malam di Stadion Pakansari, Bogor membuat seluruh skuad Pesut Etam penuh percaya diri. Selangkah lagi, tim asal Kalimantan Timur ini akan merengkuh trofi bergengsi di Indonesia.


Namun, lawan yang hadapi tak mudah. Ya, Arema FC, salahsatu tim penuh sejarah di Indonesia ini akan menjadi batu terjal, yang sewaktu-waktu menkandaskan mimpi PBFC.


Namun, dimata pemain muda Abdul Azis Lutfi Akbar, laga final sama sekali tak membuatnya terbebani. Dirinya bahkan mengaku sangat menikmati situasi saat ini dan berusaha tak ingin terlalu tegang. "Sebelum final, saya dibawa enjoy aja selama persiapan dan hari ini final, saatnya kita membuat sejarah, we make history, bismillah," urai Aziz.


Laga final bukanlah pengalaman baru bagi pemain asal Bandung itu. Ya, sebelumnya dalam karirnya ia pernah mencicipi final pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat XIX/2016 lalu. Saat itu merangkat sebagai kapten tim PON Jabar, Abdul Azis sukses meraih medali emas usai kalahkan Sulawesi Selatan di laga puncak.


Aziz pun optimistis timnya bisa mengalahkan Arema FC di final nanti. Apalagi modal kemenangan atas Persib Bandung di semifinal menjadi momentum positif untuk bisa menaklukan Christian Gonzales dan kawan-kawan. "Kita harus tetap optimis siapapun lawannya juga. Dengan kita bisa mengalahkan tim-tim besar kemarin pastinya lebih termotivasi lawan Arema juga," pungkasnya. (AHS)