Pusamania Borneo FC (PBFC) akan melakoni laga ujicoba melawan Martapura FC, Senin (27/3) malam di Stadion Segiri Samarinda. Laga ini diprediksi akan berlangsung menarik, pasalnya lawan yang datang adalah kontestan terbaik di Liga 2.


Ya, meski bermain di level setingkat lebih rendah di banding PBFC, Martapura FC telah menunjukkan kelasnya sebagai tim yang tak bisa dipandang remeh. Hal itu mereka perlihatkan, Rabu (22/3) kemarin, saat melawat ke markas Persiba Balikpapan, salahsatu kontestan Liga 1, Martapura FC justru menang dengan skor 2-1 di kandang Beruang Madu.


Laga melawan Persiba sendiri merupakan satu dari tiga rangkaian ujicoba mereka saat melawat ke Kaltim. Selepas ini, mereka akan menantang Mitra Kukar (25/3) di Tenggarong sebelum akhirnya menutup Tur Kaltim di Stadion Segiri Samarinda, 27 Maret mendatang.


"Iya saya tahu lawan yang akan kita hadapi ini adalah salahsatu tim tangguh di Liga 2, mereka punya catatan bagus setiap musimnya, dan (ujicoba) ini tentu akan menarik karena kita memiliki lawan yang tangguh," papar Dragan Djukanovic, pelatih kepala PBFC.


Rekor pertemuan antar PBFC dan Martapura FC pun saat ini berimbang. Sejak Divisi Utama 2014 lalu, kedua tim telah bertemu sebanyak 4 kali. Dimana dua laga di Stadion Segiri menjadi milik PBFC dan dua laga di Stadion Demang Lehman menjadi milik Martapura FC.


"Ya, ya, saya ada melihat di website klub soal itu (rekor pertemuan), tapi ingat kawan, saya pernah bicara soal ini sebelumnya, statistik hanya sebuah data, tapi yang menentukan sejauh mana kamu bisa memenangkan pertandingan adalah dirimu sendiri, dalam hal ini pemain harus sadar betul, hari ini, pertandingan ini, disinilah kuncinya, siapa yang bisa menjaga konsistensi permainan dialah yang paling berpeluang besar meraih kemenangan," sahut pelatih berlisensi UEFA Pro itu.


Disisi lain, jika sebelumnya memberlakukan tiket masuk saat kontra PSIS Semarang, namun untuk laga ujicoba melawan Martapura FC ini, PBFC tak melakukan pungutan biaya masuk. Meski demikian, penonton yang datang menyaksikan pertandingan ini diwajibkan memakai atribut PBFC berwarna oranye. Selain itu, hanya tribun ekonomi yang dibuka, sedangkan untuk tribun VIP ditutup.


"Kami berharap dukungan yang luar biasa dari suporter, saya pernah dengar bahwa kota ini adalah football city, banyak pemain asing yang bicara itu ke saya, dan mari kita kembalikan kejayaan itu," pungkas pelatih yang pernah bermain di Liga Champions Eropa itu. (AHS)