Pusamania Borneo Football Club (PBFC) tampaknya menjadi tim yang paling serius dalam geliat bursa transfer paruh musim Divisi Utama Grup VI Liga Indonesia.

Bahkan, demi memperbaiki kualitas tim yang bermarkas di Stadion Segiri Samarnda itu, mereka rela melepas 6 pemain lokal. Keenam pemain tersebut adalah Rachmat Wahyudi, Suharno, Hariyanto, Mone Lohy, Heri Santoso dan pemain asing asal Burkina Paso, Mahamadi Ilboudo.

'Mereka dilepas setelah manajemen melakukan evaluasi pada 11 Mei lalu. Untuk menutupinya, kami sudah melakukan komunikasi dengan pemain incaran, dua sudah merapat, sisanya masih dalam tahap pendekatan serius,' ungkap Abe Hedly, asisten manager PBFC.

Seperti diketahui, dua dari empat pemain yang diincar Pusamania Borneo sudah tiba di Samarinda sejak Kamis (15/5) lalu. Dia adalah Ari Supriatna dari Persebaya Surabaya serta pemain asing berpaspor Argentina, Fernando Soler dari Persiba Balikpapan.

'Keduanya sudah berlatih bersama tim dibawah arahan langsung pelatih Iwan Setiawan. Insya Allah sebelum pendaftaran pemain ditutup, akan ada pemain baru yang bergabung,' tutur Abe.

Saat ini, terdapat berbagai nama pemain sarat berpengalaman di tubuh Pusamania Borneo. Sebut saja, Akbar Rasyid, Usep Munandar, Gangga Mudana, Panggah Madyantara, Feri Aman Saragih, Bayu Cahyo, Sutikno, Danilo Fernando, dan pemain jebolan timnas U-23, Fandi Ahmad menghiasi deretan skuad klub berjuluk Pesut Etam itu.

Pusamania Borneo sendiri saat ini berada di posisi teratas klasemen sementara Divisi Utama Grup VI dengan 16 poin. Diikuti dua tim asal Kalimantan lainnya, Kalteng Putra FC ditempat kedua dengan poin 11 disusul Martapura FC dengan poin sama ditempat ketiga.

'Target dari manajemen pada putaran kedua ini jelas, yakni juara grup dan meraih hasil maksimal di setiap pertandingan. Untuk itu, kami memerlukan tim yang kuat, sehingga target ke ISL musim depan bisa tercapai,' pungkas Abe. (net)