Pusamania Borneo FC (PBFC) akhirnya mampu menghentikan tren positif Martapura FC. Pesut Etam berhasil menumbangkan Martapura FC dengan skor 2-1 pada laga ujicoba di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (27/3/) malam.


Gol PBFC dicetak Lerby Eliandry menit 18 dan tendangan Penalti Flavio menit 65. Martapura FC membalas lewat sepakan Fikram Kunup pada menit 57. Meski bermain di kandang sendiri, PBFC justru tampak kewalahan meladeni tim Liga 2 itu. Berkali-kali barisan pertahanan Pesut Etam difempur pasukan Laskar Sultan Adam.


Pelatih PBFC, Dragan Djukanovic mengakui permainan tim kasta kedua itu cukup merepotkan anak asuhnya. Namun ia bangga timnya bisa mengakhiri game dengan kemenangan. "Pertandingan Ini bagus dan permainan menarik. Babak pertama kami banyak peluang tapi kami punya banyak masalah di serangan balik. Tapi saya senang kami bisa menang," ucapnya.


Beberapa kali Dragan tampak kesal melihat permainan anak asuhnya. Ia mengakui banyak kesalahan yang dibuat para pemainnya sehingga menguntungkan tim lawan.


"Kami membuat beberapa kesalahan. Kehilangan bola dan membuat Martapura menyerang kami. Teknik, dan taktik kami kadang salah. Ini normal karena ini pertandingan pertama kami dengan kondisi full team. Saya lihat hanya tinggal mengkoordinasikan saja," ungkapnya.


Meskipun bangga, Dragan tetap belum puas dengan permainan anak asuhnya. Menurutnya tim masih membutuhkan waktu untuk mengembangkan permainan supaya lebih siap menghadapi Liga 1.


"Ini risiko ketika bermain menyerang, lalu diserang balik. Pemain kami bisa menciptakan 5-7 peluang. Filosofi saya tetap sepak bola menyerang. Kami masih butuh waktu untuk bisa memperbaiki beberapa kesalahan," tuturnya.


Sementara itu pelatih Martapura FC, Frans Sinatra mengaku puas dengan hasil tersebut. Kendati kalah, ia menilai anak asuhnya sudah bermain bagus dan bisa menandingi tim sekelas PBFC.


"Target kami ke sini cuma belajar keluar dap tekanan. Babak kedua kita bisa balas dan bisa meladeni PBFC dengan bagus. Mereka bermain bagus. Evaluasi pasti ada yang jelas kami bisa keluar dari tekanan," ucapnya.
Hasil ini membuat Martapura mengakhiri tur ke Borneo Timur dengan hasil masing-masing 1 kali imbang, menang, dan kalah.


Dengan hasil ini, Macan Gaib mengakhiri tour Kaltim dengan rekor sekali menang (vs Persiba) di Balikpapan, imbang (vs Mitra Kukar) di Tenggarong dan kalah (vs PBFC) di Samarinda. (TK/*)